Supaya kita merasa kecil, sekaligus istimewa.
Sejarah Besar adalah gerakan edukasi yang menceritakan sejarah alam semesta, dari Big Bang hingga hari ini, dalam Bahasa Indonesia. Tujuannya sederhana: membangkitkan rasa kagum dan rasa ingin tahu tentang siapa kita dan di mana posisi kita di alam semesta.
Delapan ambang
Kami memakai kerangka Big History yang dikembangkan sejarawan David Christian dan disebarkan sebagai kurikulum terbuka oleh OER Project. Sejarah dibagi menjadi delapan ambang (threshold), saat-saat ketika sesuatu yang lebih rumit muncul karena kondisinya "pas", yang disebut kondisi Goldilocks.
Kami tidak sekadar menerjemahkan. Kami mengadaptasi: memakai contoh dari Nusantara, menulis untuk pembaca muda Indonesia, dan menambahkan temuan-temuan terbaru.
Cara kami bercerita
- Pancing. Satu fakta yang membuatmu berhenti menggulir.
- Balikkan. Patahkan gambaran yang selama ini kita kira benar.
- Perdalam. Lapis demi lapis, bagi siapa pun yang ingin tahu lebih banyak.
Kami tidak berusaha lengkap sejak hari pertama. Setiap ambang dimulai dari pengalaman yang membangkitkan rasa kagum, lalu kedalamannya bertambah dari waktu ke waktu.
Standar akurasi
Viral itu penting, tetapi akurasi tidak bisa ditawar. Karena itu:
- Setiap angka punya sumber. Daftar sumber ilmiah tercantum di bagian bawah setiap halaman.
- Tingkat keyakinan dibedakan. Kami menandai mana yang bukti kuat, mana yang hipotesis, dan mana yang belum diketahui.
- Draf ditandai. Halaman yang belum ditinjau pengulas sains diberi label "Draf".
- Koreksi terbuka. Menemukan kesalahan? Laporkan lewat komunitas. Kami perbaiki dan catat.
- Angka dibulatkan secara jujur. "± 13,8 miliar tahun" berarti para ilmuwan mengukurnya sebagai 13,787 ± 0,020 miliar tahun.
Status
Versi awal. Ambang 1 (Big Bang) sudah bisa dibaca dalam bentuk draf; tujuh ambang lainnya sedang ditulis. Konten video pendek menyusul di TikTok, Reels, dan YouTube Shorts.